TNI AL – Puspenerbal (05/3/2026)
Komandan Pangkalan Udara TNI Angkatan Laut (Lanudal) Kupang Letkol Laut (P) Erich Yuliontirta Wibawa, S.I.P., CHRMP., CSPP., memaparkan konsep ketahanan energi melalui sistem Thermal Converter berbasis limbah dalam kegiatan Sharing Knowledge Pengelolaan Limbah 3R bertema “Implementasi Teknologi Pirolisis dalam Pengolahan Limbah Domestik Plastik sebagai Perwujudan Ekonomi Sirkular” yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor PLN UPT (Unit Pelaksana Transmisi) Kupang, Rabu (4/3).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Manajer UPT Kupang Muhammad Husen dan Asisten Manajer Bellarminus Mari, serta diikuti sebanyak 59 peserta dari wilayah kerja PLN UPT Kupang meliputi Sumba, Flores, dan Kupang, baik secara luring maupun daring melalui video conference. Forum ini menjadi ruang kolaborasi strategis dalam mendukung pengelolaan limbah domestik plastik berbasis prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) sekaligus memperkuat implementasi ekonomi sirkular di tingkat daerah.
Dalam paparannya, Danlanudal Kupang memperkenalkan inovasi Thermal Converter – Solusi Ketahanan Energi Berbasis Limbah yang telah diimplementasikan di Lanudal Kupang. Inovasi ini dilatarbelakangi tingginya ketergantungan terhadap bahan bakar minyak di wilayah Kupang dan sekitarnya, produksi sampah yang mencapai ±300–400 ton per hari dengan 20–30 persen di antaranya berupa plastik, serta masih dominannya penggunaan minyak tanah oleh masyarakat di wilayah pelosok. Melalui proses pirolisis, limbah plastik dikonversi menjadi bahan bakar alternatif yang bernilai guna dan berpotensi mendukung ketahanan energi lokal.
Pengembangan alat tersebut dilakukan secara mandiri dengan memanfaatkan material bekas yang mudah diperoleh guna menekan biaya produksi. Prosesnya tidak instan, melainkan melalui tahapan trial and error hingga mencapai versi keempat yang menunjukkan hasil lebih optimal. Selain menjelaskan konstruksi dan mekanisme kerja alat, Komandan Lanudal Kupang juga memaparkan aspek kimiawi pirolisis sebagai dasar ilmiah konversi limbah menjadi energi, serta menegaskan bahwa inovasi ini tidak berorientasi komersial, melainkan murni untuk membantu masyarakat dalam penguatan ketahanan energi.
Lebih dari sekadar inovasi teknis, inisiatif ini menegaskan Lanudal Kupang sebagai pusat inovasi teritorial berbasis teknologi yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat sekitar. Fokus utama inovasi adalah edukasi dan pemberdayaan masyarakat, mendorong kemandirian dalam pengelolaan limbah, serta menghadirkan solusi aplikatif atas persoalan sampah tanpa orientasi bisnis.
Kegiatan ini sejalan dengan arahan Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali, S.E., M.M., agar seluruh jajaran TNI AL terus adaptif dan inovatif dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta pembangunan nasional. Selaras pula dengan penekanan Komandan Puspenerbal Laksamana Pertama TNI Bayu Alisyahbana, S.M., CHRMP., agar satuan jajaran mampu menghadirkan inovasi yang berdampak langsung terhadap ketahanan wilayah. Menutup paparannya, Danlanudal Kupang menyampaikan bahwa dari keterbatasan dapat lahir inovasi berharga, dan melalui kolaborasi serta komitmen bersama, pemanfaatan limbah sebagai sumber energi memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan demi ketahanan energi daerah.




0 Komentar